Minggu, 24 Juni 2012

Pacaran tanpa proses "Tembak-menembak"


Pacaran biasanya dimulai dengan si cowok yang mengungkapkan perasaannya kepada si cewek. Atau dengan bahasa anak muda jaman sekarang, Si cowok ini "nembak" cewek yang ditaksirnya. Biasanya Si cowok akan mengatakan seperti ini "Mau gak jadi pacarku?" "Mau gak pacaran sama aku?" "Gimana kalau kita Pacaran aja?" dan lain lain...

Lalu Si cewek pun bakal jawab, dan jawabannya cuman dua. Yes or No. Beruntunglah Si cowok kalo ceweknya ini bilang "Iya aku mau jadi Pacarmu". Tapi kalo si Cewek jawab "No" pun biasanya cowok jarang yang menunjukkan kekecewaannya. Biasanya dia bakal cari incaran yang lain, cowok gituloh :D
Atau nembaknya pas April Mop. Jadi misalnya Si cewek nolak, Si cowok bakal bilang "April Mooop" hehehe... Tapi yang ada belumut lo kalo nungguin awal April baru "nembak". Haha :D

Ngomong-ngomong soal "nembak", tapi gimana dong kalau mereka Pacaran tapi dalam tanda kutip gak pake acara "tembak-tembakan" ? Jangan-jangan mereka gak punya pistol ? Atau mereka gak punya peluru? Oh bukan bukan, bukan nembak yang itu...
Jadi mereka ini Pacaran tapi tidak diawali dengan "Will you be my Girlfriend?" (kalo gak tau buka kamus :p)
Nah ? Apa itu tetap disebut dengan Pacaran ?
Gue sendiri aja bingung.
Tapi emang hukumnya wajib apa ya kalo Pacaran itu harus pake acara tembak-tembakan? Tapi kalo mereka berdua udah sama-sama sayang duluan?

That's my Problem you know.
I love him. And he's too.
Tapi kita sama sekali gak melewatkan proses layaknya orang Pacaran pada biasanya. Gak ada yang namanya "tembak-tembakan". Tau-tau udah langsung panggil "sayang-sayangan" aja. Tapi sebelumnya ya sudah ada pengakuan "Aku suka kamu". But nothing for "Will you be my Girlfriend?"
Jadi bisa dibilang kita Pacaran secara Alamiah.
Sebulan pertama kita panggil "sayang-sayangan", gue sih sempat bingung. "Status kita apaan sih, kita sayang-sayangan tapi belum Pacaran" dalem hati gue..
Soalnya gue gak pernah sebelumnya kaya gini. Gue belum pernah yang namanya Pacaran tanpa "tembak-tembakan".

Iseng nyari di google, gue dapet cerita ini nih...


Hubungan Pacaran Sebaiknya Berjalan Alami Tanpa ada Acara 'Menembak'

Pacaran ya harus nembak donk, masa ngambang begitu aja?
Sebenarnya ketika kamu 'nembak' alias menyatakan minat/perasaan, kamu membuka kesempatan untuk ditolak atau malah digantungin (yang sebenarnya berarti ditolak juga).

Pacaran/jadian yang sehat dan dewasa terjadi begitu saja karena keduanya sudah kencan eksklusif (masing-masing tidak kencan dengan orang lain) dan frekuensinya semakin meningkat, serta disertai gestures (perilaku) pacaran pada umumnya seperti bergandengan tangan, merangkul, berciuman, dsb.

Tidak perlu pakai pernyataan suka atau permintaan ijin untuk jadi kekasih-kekasihan. Darimana kamu dan gebetan tahu bahwa kalian saling suka? Ya kalau sudah rajin kencan dan menikmati waktu bersama, itu sudah sangat jelas bahwa kalian berdua saling suka satu sama lain. Kamu tidak mungkin rutin mengajak keluar orang yang kamu tidak suka, kan?

Nembak itu tidak alamiah dan kekanak-kanakan, itu cuma pantas dilakukan kalau kamu masih ABG.

Ini kata-kata yang gue suka nih..
Tidak perlu kata-kata atau pernyataan karena sebuah sikap sudah mewakili 1000 kali kata
Jadi kesimpulannya, gak harus kan Pacaran dengan proses tembak-menembak ? Monkey Emoticons

0 komentar:

Poskan Komentar